Temukan Kebahagiaan dengan Menata Rumah A la Ikigai

27 Aug 2020

Jakarta, 27 Juli 2020 – Beradaptasi pada masa pandemi ini, tentu banyak perubahan pada rutinitas sehari-hari yang kita alami, terutama dalam menjaga kebersihan rumah dan kesehatan penghuninya. Kebiasaan-kebiasaaan baru ini mengakibatkan peningkatan belanja rumah tangga, tidak hanya kebutuhan pokok, tetapi juga produk-produk penunjang hobi. Akibatnya barang-barang tersebut tanpa kita sadari memenuhi sudut-sudut rumah. ruangan menjadi semakin sempit dan sulit untuk ditata. Lebih buruk lagi dengan kondisi ruang yang berantakan,  sirkulasi udara dan penyebaran cahaya juga dapat terganggu, sehingga bisa memicu stres bagi penghuninya. Solusinya tentu saja dengan menata barang-barang agar ruangan kembali nyaman untuk digunakan beraktivitas sehari-hari. Nah, belakangan ini kita sering mendengar kata Ikigai, sebuah filosofi dari bahasa Jepang yang bermakna ‘tujuan dan nilai hidup dalam menghadapi hari’. Konsep ini sudah menjadi rahasia panjang umur sekaligus kunci kesadaran hidup masyarakat Jepang yang mereka jalani sebagai salah satu fondasi untuk menghadapi tantangan-tantangan dalam kehidupan mereka.

Kembali pada situasi rumah yang semakin berantakan oleh berbagai barang, maka kita bisa menerapkan konsep Ikigai dengan meningkatkan kesadaran akan tujuan dari setiap benda yang ada di seluruh penjuru rumah. Hal pertama yang harus dilakukan adalah memahami ciri rumah yang dapat mencerminkan kesadaran hidup penghuninya, yaitu: aliran udara dan cahaya yang bagus, dipenuhi tanaman hijau, ruangan selalu rapi dan bersih, hanya menyimpan barang yang dibutuhkan, serta komunikasi yang baik di antara penghuni rumah.

Setelah itu, kita dapat mulai menata rumah a la konsep Ikigai yang terdiri dari beberapa langkah:

  1. Awali dengan hal-hal kecil – Mulailah hari dengan membangun kebiasaan sederhana di rumah, seperti bangun pagi, merapikan tempat tidur atau membiasakan meletakkan barang di tempatnya agar mudah ditemukan dan elok dipandang. Dengan memulai dari hal-hal kecil, nantinya akan membentuk kebiasaan yang lebih teratur dan terarah.
  2. Lepaskan dirimu – Saat merapikan ruangan, tentu ada beberapa benda yang memiliki arti pada masanya, dan lebih baik disingkirkan jika tidak lagi memberikan manfaat atau membawa kenangan buruk. Lebih dari sekadar menyortir barang, langkah ini berperan besar terhadap penerimaan diri, sehingga penghuni dapat melihat hal atau benda penting dengan cara yang lebih jelas dan positif.
  3. Keselarasan dan Kesinambungan – Penting bagi kita untuk menjalin hubungan baik dengan orang-orang di sekitar kita, apalagi tinggal di satu atap. Oleh karena itu, ketika merapikan ruangan jangan segan-segan meminta bantuan kepada anggota keluarga, dan mempertimbangkan fungsi tata ruang yang meningkatkan kenyamanan sesama penghuni, misalnya menambahkan reed diffuser beraroma lavender di ruang tamu yang tidak hanya mengharumkan ruangan, tetapi juga menghadirkan suasana rileks.
  4. Kegembiraan dari hal-hal kecil - Temukan hal-hal kecil yang anda sukai dari ruangan tersebut, misalnya pencahayaan ruangan yang cukup terang, pojokan favorit untuk me-time, atau ada ruang untuk memajang perabotan yang lebih sesuai dengan konsep ruangan. Rasa puas melihat ruangan yang sudah selesai ditata rapi juga termasuk hal sederhana yang menggembirakan, lho.
  5. Hadir di tempat dan waktu sekarang – Karena menata ruangan menyita banyak waktu, maka usahakan untuk tetap fokus membereskan satu area ke area yang lain sehingga tidak menunda kegiatan berikutnya. Selain itu, membenamkan diri di masa kini pada saat menata ruangan membantu mempertahankan kondisi pikiran agar kinerja tetap optimal dan meningkatkan kesadaran penghuni akan fungsi ruangan tersebut.

Kini pengembang properti juga semakin sadar untuk menampilkan interior ruang yang tidak hanya cantik, tetapi juga efisien dan fungsional. Salah satu pengembang yang menerapkan hal ini adalah Waskita Karya Realty (Waskita Realty), pengembang properti anak perusahaan PT Waskita Karya, Tbk. Waskita Realty yang saat ini sedang mengembangkan berbagai proyek hunian di beberapa kota besar di Indonesia, juga menerapkan konsep Ikigai untuk Yukata Suites, hunian vertikal bernuansa Jepang yang berlokasi di Alam Sutera, Serpong, Tangerang Selatan. Waskita Realty menghadirkan Yukata Suites sebagai sumber kesadaran hidup bagi para penghuninya saat pulang maupun beraktivitas dengan menjamin eksklusivitas dalam setiap unitnya, sehingga para penghuni dapat menemukan ketenangan dalam area pribadi yang dibalut nuansa mewah.

Melalui rancangan yang memadukan arsitektur modern dan tradisional khas Jepang, Yukata Suites menghadirkan pengalaman terapi dalam empat dimensi dengan menggunakan lima elemen alam, yaitu bumi, udara, air, kayu dan besi. Kelima unsur ini diterapkan pada setiap fasilitas yang mendukung ketenangan  penghuninya seperti indoor dan outdoor Onsen, Contemplation Garden, Zen Garden, dan  “Mizu” Units outdoor area. Selain itu, Yukata Suites mengutamakan detail dan presisi dalam memenuhi kriteria ikigai penghuninya dengan menyediakan ruang pribadi yang efisien, fungsional dan mudah ditata dalam empat tipe unit, yaitu Kaze, Mokuzai, Penthouse dan Super Penthouse.

Mindfulness atau kesadaran hidup tidak hanya menjadi poin penting dalam menjalani hidup, tetapi juga  salah satu unsur yang kami prioritaskan dalam menetapkan pangsa pasar di setiap proyek Waskita Realty. Melalui kelengkapan fasilitas yang menjunjung tinggi privasi masing-masing penghuninya, Yukata Suites lebih dari sekadar tempat tinggal yang menawarkan suasana tenang dalam kemewahan, tetapi juga menyajikan pengalaman tinggal dan hidup dengan konsep sederhana ala Jepang sehingga membantu penghuninya menemukan Ikigai melalui lingkungan dan ruang yang asri, menenangkan dan tata ruang fungsional,” pungkas Reza Erlangga Ludwian, Vice President Corporate Secretary Waskita Realty.

KEMBALI