Pengaruh Pandemi Terhadap Cara dan Ruang Kerja Kita

10 Jun 2020

Setelah 3 bulan menjalani PSBB, kita telah melakukan banyak penyesuaian untuk tetap bisa menyelesaikan pekerjaan. Penyesuaian kebiasaan secara tidak langsung akan memberikan pengaruh juga pada pertimbangan dan prioritas kita dalam bekerja, utamanya untuk menghadapi “new normal” yang akan kita jalani.

Berikut adalah beberapa hal yang mungkin akan kita temui dalam waktu dekat di lingkungan dan cara kerja kita.

 

1. Pemeriksaan suhu dan kesehatan rutin

Setelah metal detector, mulai biasakan diri dengan tambahan thermogun di lobi kantor. Hal ini dilakukan untuk memastikan semua orang yang memasuki area kantor ada di kondisi sehat dan tidak mengalami demam, yang menjadi salah satu indikasi gejala COVID-19.

 

2. Otomatisasi teknologi makin banyak diimplementasikan

Pintu dengan sensor gerak dan mengangkat telepon dengan voice command mungkin bisa memberi gambaran untuk meminimalisir interaksi tangan kita dengan benda-benda di sekitar. Pegangan pintu dan telepon kantor yang dipegang berulang kali olah banyak orang menjadi rentan penularan penyakit.

 

3. Open Floor Office akan ditinggalkan

Ruangan terbuka yang minim sekat dan padat manusia mungkin tidak akan jadi pilihan utama lagi untuk pengelola bangunan, startup, dan pemilik coworking space. Format cubicle yang sudah lebih dulu ditinggalkan, mungkin akan kembali menjadi pilihan untuk meminimalisir penyebaran penyakit di kantor.

 

4. Remote Working menjadi pilihan populer

Selama ada koneksi Internet, kamar tidur dan ruang makan pun bisa menjadi tempat kerja layak. PSBB dan periode Work from Home sudah membuktikan itu, bukan? Memang tidak semua orang cocok dengan remote working, namun dihadapkan dengan kondisi sekarang, sepertinya makin banyak orang yang mengadopsi dan beradaptasi dengan cara kerja jarak jauh ini. 

 

5. Meningkatnya kepedulian untuk gejala flu

Yang dulu sering dianggap remeh dan tidak menjadi alasan meninggalkan kantor sejenak untuk beristirahat. Orang-orang yang terkena flu biasanya masih memaksakan diri untuk datang bekerja di kantor karena secara fisik merasa masih bisa berfungsi secara normal. Namun kini individu dan korporasi diharapkan untuk jadi lebih sensitif dan menitikberatkan kepedulian pada faktor penularan yang dibawanya.

 

6. Videocall akan menjadi pilihan utama

Meeting, diskusi, wawancara kerja, dan kegiatan formal lainnya dilakukan jarak jauh melalui videocall akan menjadi opsi yang semakin lumrah untuk diberikan untuk tetap menjaga jarak aman dan juga meminimalisir kontak fisik yang tidak diperlukan.  

 

Sumber: vox.com

KEMBALI