4 Tujuan Wisata Arsitektur di Jakarta

05 Dec 2019

Bagi Anda penggemar arsitektur, tentunya bukanlah hal yang asing jika Anda kerap mengunjungi gedung-gedung dengan arsitektur ikonis saat mendatangi sebuah kota atau negara. Dan dengan melakukan hal tersebut, Anda sebenarnya dapat mengenali sedikit tentang kota atau negara yang dikunjungi. Mengutip arsitek ternama, Frank Gehry, “Sebuah arsitektur seharusnya berbicara tentang waktu dan lokasinya, tetapi tetap mendambakan keabadian.”

Sebagai ibu kota negara, Jakarta tentu punya segudang informasi mengenai infrastruktur Indonesia, terlebih bangunan-bangunan di dalamnya. Lanskap arsitekturnya dapat memanjakan indra dan memuaskan the architecture geek di dalam jiwa Anda. Dari deretan arsitekturnya, Anda dapat turut menyaksikan segelintir sejarah perjalanan Indonesia dari dulu hingga kini.

Bagi Anda yang bermukim atau sedang berlibur di Jakarta, dan menggemari arsitektur, ini dia empat spot wajib yang patut Anda sambangi. Tips perjalanan ini bertema Wisata Arsitektur Jakarta dari masa ke masa.

Lapangan Banteng dan sekitarnya

Ikon masjid Indonesia, Istiqlal, Katedral Jakarta, Gedung Kesenian Jakarta, dan tentunya Lapangan Banteng itu sendiri, dapat dengan mudah Anda telusuri di sekitar Jalan Pos. Area ini tentunya tidak jauh juga dari Monumen Nasional.

Kawasan Sudirman dan Rasuna Said

Hutan beton gedung-gedung pencakar langit adalah ikon kawasan metropolitan ini. Mulai dari Menara Intiland dengan gaya undakan-undakan hijaunya dan termasuk salah satu gedung bergaya dekonstruksi pertama di Indonesia, Wisma BNI 46 bak pena raksasa, gaya twisting pada Bakrie Tower, sampai Gama Tower, gedung tertinggi di Indonesia saat ini yang pasti menyita perhatian.

Kota Tua

Museum Fatahillah, Museum Bank Indonesia, Stasiun Jakarta Kota, dan sekian banyak bangunan lain yang masih menampilkan wajah kolonialnya bisa ditemukan di kawasan ini sekaligus. Akhiri petualangan dengan menu-menu klasik dari Cafe Batavia yang membuat perjalanan ke masa lalu Anda makin autentik.

Cikini, Menteng

Warisan zaman kolonial juga penuh di kawasan ini. Rumah Raden Saleh di komplek RS PGI Cikini, Bioskop Metropole, sampai Taman Menteng yang dulunya adalah Stadion Persija akan semakin memperkaya pengetahuan Anda akan dunia arsitektur kota Jakarta.

KEMBALI